Selasa, 26 Juli 2016

KI-KD DASAR-DASAR KONSTRUKSI KELAS X SMK TEKNIK GAMBAR SIPIL ARSITEKTUR

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu, “Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang  proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
                                     

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)

KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)
1.    Memahami, menganalisis, menerapkan dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual,dan procedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,  kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.
2.    Mengolah,  menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung

  




KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR
3.1.      Menerapkan spesifikasi dan karakteristik kayu untuk konstruksi bangunan
3.2.      Menerapkan spesifikasi dan karakteristik batu beton, keramik, dan genting untuk konstruksi bangunan
3.3.      Menerapkan spesifikasi dan karakteristik baja dan aluminium untuk konstruksi bangunan
3.4.      Menerapkan spesifikasi dan karakteristik cat pada konstruksi bangunan
3.5.      Menerapkan spesifikasi dan karakteristik  bahan adukan dan pasangan pada konstruksi bangunan
3.6.      Menganalisis jenis dan fungsi struktur bangunan berdasarkan karakteristik
3.7.      Mengkategori macam-macam pekerjaan konstruksi batu dan beton
3.8.      Mengkategori macam-macam pekerjaan konstruksi baja
3.9.      Mengkategori macam-macam pekerjaan konstruksi kayu
3.10.   Menganalisis penggunaan macam pondasi berdasarkan spesifikasi teknis dan kebutuhan
3.11.   Mengklasifikasi macam-macam pekerjaan utilitas pada bangunan
3.12.  Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Hidup K3LH pada pekerjaan bangunan
1.1       Memilah spesifikasi dan karakteristik kayu untuk konstruksi bangunan
1.2       Memilah  spesifikasi dan karakteristik batu beton, keramik, dan genting untuk konstruksi bangunan
1.3       Memilah  spesifikasi dan karakteristik baja dan aluminium untuk konstruksi bangunan
1.4       Memilah spesifikasi dan karakteristik cat pada konstruksi bangunan
1.5       Memilah spesifikasi dan karakteristik  bahan adukan dan pasangan pada konstruksi bangunan
1.6       Mengidentifikasikan jenis dan fungsi struktur bangunan sesuai karakteristiknya
1.7       Mendemonstrasikan pekerjaan konstruksi batu dan beton
1.8       Mendemonstrasikan pekerjaan konstruksi baja
1.9       Mendemonstrasikan pekerjaan konstruksi kayu
1.10     Memilah  penggunaan macam pondasi sesuai spesifikasi teknis dan kebutuhan
1.11     Mengidentifikasikan  macam pekerjaan utilitas pada bangunan
3.13.   Melaksanakan K3LH pada pekerjaan bangunan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar